Komparatif Sistem Pendidikan Indonesia dan Singapura

Authors

  • Miranti Nurlela Aji Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Cici Siti Solihah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Diah Nurul Hidayati Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.47453/edulead.v8i1.4144

Keywords:

Sistem, Pendidikan, Singapura

Abstract

Indonesia masih tertinggal dibandingkan Singapura dalam hal perkembangan pendidikan. Kesenjangan ini terlihat jelas ketika membandingkan struktur sistem pendidikan di kedua negara. Di Singapura, pendidikan dasar berlangsung selama 6 tahun, sedangkan di Indonesia memakan waktu 9 tahun, yang terdiri dari 6 tahun di sekolah dasar dan 3 tahun di sekolah menengah pertama. Perbedaan ini berlanjut pada jenjang pendidikan menengah. Di Singapura, jenjang ini ditempuh selama 4 hingga 5 tahun, di mana siswa dikelompokkan ke dalam jalur Express, Normal Academic, atau Normal Technical berdasarkan kemampuan mereka. Sebaliknya, di Indonesia, pendidikan menengah berlangsung selama 3 tahun, dengan program percepatan hanya tersedia di beberapa sekolah tertentu. Dengan demikian, total lama pendidikan sebelum jenjang perguruan tinggi di Singapura adalah 11 tahun, sedangkan di Indonesia mencapai 12 tahun

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aslan, A. (2021). The Relevance of Inquiry-Based Learning in Basic Reading Skills Exercises for Improving

Student Learning Outcomes in Madrasah Ibtidaiyah. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran

Islam, 5(01), 28-41.

Oskar Hutagaluh, A. (2019). Pemimpin Dan Pengaruh Geo Politik Terhadap Lahirnya Sumber Daya

Manusia Yang Berkarakter. Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross Border Islamic Studies), 1(2), 23-29.

Aslan, A., & Hifza, H. (2020). The community of temajuk border education values paradigm on the

school. International Journal of Humanities, Religion and Social Science, 4(1).

Aslan, A., & Wahyudin, W. (2020). Kurikulum dalam Tantangan Perubahan.

Hifza, H., Suhardi, M., Aslan, A., & Ekasari, S. (2020). Kepemimpinan pendidikan islam dalam perspektif interdisipliner. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 46-61.

I Komang Wahyu Wiguna dan Made Adi Nugraha Tristaningrat. "Langkah Mempercepat Perkembangan Kurikulum Merdeka Belajar". Edukasi : Jurnal Pendidikan Dasar 3 (2022): 20. http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/edukasi.

Manullang, S. O., Risa, R., Trihudiyatmanto, M., Masri, F. A., & Aslan, A. (2021). Celebration of the Mawlid of Prophet Muhammad SAW: Ritual and Share Islam Value in Indonesian. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 6(1), 36-49.

Widjaja, G., & Aslan, A. (2022). Blended Learning Method in The View of Learning and Teaching Strategy in Geography Study Programs in Higher Education. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 22-36.

Aslan, A., & Setiawan, A. (2019). InternalIzatIon of Value educatIon In temajuk-melano malaysIa Boundary school. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 14(2).

Aslan, A. (2019). Pergeseran Nilai Di Masyarakat Perbatasan (Studi tentang Pendidikan dan Perubahan

Sosial di Desa Temajuk Kalimantan Barat).

Suhardi, M., Mulyono, S., Syakhrani, H., Aslan, A., & Putra, P. (2020). Perubahan kurikulum lembaga

pendidikan Islam di Sambas pada masa Kesultanan Sambas. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1).

http://anamwho.blogspot.com/2011/05/perbandingan-pendidikan.html.

http://www.ef.co.id/upa/education-systems/education-system-singapore/.

Miftahus Sa’adah, "Studi Komparatif Reformasi di Singapura dan Indonesia" Jurnal

Pembangunan dan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, Volume 7, No. 1, Juni 2019.

Oni Nasution, dkk, "Perbedaan Sistem Kurikulum Pendidikan Anggota Asean, Indonesia dan Singapura", Jurnal Pendidikan dan Konseling, Volume 4, Nomor 3, Tahun 2022.

Suyanto, Dinamika Pendidikan Nasional, (Jakarta Pusat: Pusat Studi Agama dan Peradaban Muhammadiyah, 2006).

Downloads

Published

2026-05-12