Implementasi Sistem Pembayaran Quick Response Indonesia Standard dalam Pendekatan Asset-Baset Community Development (ABCD) Bagi Perkembangan UMKM Desa Kondangsari Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.47453/etos.v3i2.533Keywords:
Uang elektronik berbasis server, QR Code, QRIS, pedagang UMKMAbstract
The use of server-based electronic money is one of the most popular non-cash payment systems in use today. The form of server-based electronic money is e-wallet / digital wallet. E-wallet can be used to transact by customers, if the merchant provides an application Same e-wallet to customers. This made Bank Indonesia, as the regulator of the payment system, issue a new payment channel namely; QRIS (QR Code Indonesia Standard). The use of QRIS is used to standardize all e-wallets applications that use the QR Code system to conduct payment transactions. This study examines how the application of QRIS to UMKM in Kondangsari, and describes the roles, constraints, and income of UMKM s in the presence of QRIS. The research method used is interviews and literature studies with UMKM traders who have used QRIS as a payment tool in their characters. This research indicates that QRIS has benefits for UMKM traders.
ABSTRAK
Penggunan uang elektronik berbasis server menjadi salah satu sistem pembayaran non- tunai yang sangat popular digunakan saat ini. Wujud uang elektronik berbasis server adalah e – wallet / dompet digital. E–wallet dapat digunakan untuk bertransaksi oleh pelanggan, apabila pedagang (merchant) menyediakan aplikasi e- wallet yang sama pada pelanggan. Hal ini membuat Bank Indonesia sebagai pengatur sistem pembayaran mengeluarkan sebuah sistem pembayaran yang baru yaitu; QRIS (QR Code Indonesia Standard). Penggunan QRIS digunakan untuk menstandarisasi seluruh aplikasi e -wallet yang menggunakan sistem QR Code untuk melakukan transaksi pembayaran. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan QRIS pada UMKM di Kondangsari, dan memaparkan peranan, kendala, dan pendapatan UMKM dengan adanya QRIS.Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan studi pustaka dengan para pedagang UMKM yang telah menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran di tokohnya. Penelitian ini mengindikasikan bahwa QRIS mempunyai manfaat bagi para pedagang UMKM.
Downloads
References
Arianti, d. (2019). Menakar Keraguan Penggunaan QR Code Dalam Transaksi Bisnis. Jurnal Manajemen & Bisnis, 16 (2), 67-78.
BI. (2019). Transaksi Uang Elektronik di Indonesia. In Databoks, Databoks. Jakarta: Databoks.
Genady, D. I. (2018). Pengaruh Kemudahan, Kemanfaatan, Dan Promosi Uang Elektronik Terhadap Keputusan Penggunaan Uang Elektronik Di Masyarakat (Studi Kasus di Provinsi DKI Jakarta). Skripsi (11140850000042).
Indonesia, M. C. (2018, Agustus 10). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Dan Usaha Besar (UB) Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Dan Usaha Besar (UB). Retrieved from www.Depkop.Go.Id: http:/www.Depkop.Go.Id/Ministry_Cooperation_&_SME_Republic_of_Indonesia
Mumtazah, A. M. (2019). Server based payment system indonesia di era revolusi industry 4.0. Seminar Nasional Applied Science, Business and Information System (ASBIS) 2019 . Business and Information System (ASBIS) (pp. 17-24). Jakarta: ASBIS.
Noor, J. (2017). Metodologi Penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Puspita, Y. (2019). Analisis Kesesuaian Teknologi Penggunaan Digital Payment Pada Aplikasi Ovo. Jurnal Manajemen Informatika, 9 (2), 121-128.
Sagayarani, D. (2018). Digital Payments in India 2018-2019. IOSR Journal of Business and Management (IOSRJBM), 28-33.
Urfa, V. H. (2013). Program Kemitraan BUMN Terhadap Kinerja UMKM (Studi Kasus Pada Program Kemitraan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Sub Area Malang Untuk Industri Sari Apel Brosem Kota Batu). Jurnal Adminstrasi Bisnis,, 1-10.


















