Analisis Penetapan Harga Dan Produksi Pada Usaha Dagang Pulungan Kelapa Berdasarkan Perspektif Ekonomi Mikro
DOI:
https://doi.org/10.47453/ecopreneur.v7i1.4343Keywords:
Ekonomi mikro, penetapan harga, produksi, perilaku produsen, usaha dagang kelapaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan harga dan produksi pada UD Pulungan Kelapa berdasarkan perspektif ekonomi mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pemilik usaha sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga pada UD Pulungan Kelapa dilakukan dengan mempertimbangkan biaya bahan baku, biaya transportasi, biaya operasional, serta kondisi pasar. Harga kelapa ditentukan berdasarkan ukuran dan berat produk, dengan harga kelapa kiloan sekitar Rp4.500 per kilogram dan kelapa bulat berkisar antara Rp5.000 hingga Rp12.000 per butir. Jumlah produksi dan penjualan dipengaruhi oleh tingkat permintaan konsumen, terutama pada hari-hari besar keagamaan dan kebutuhan pelanggan tetap seperti rumah makan serta produsen makanan. Strategi penetapan harga yang diterapkan cenderung menggunakan pendekatan cost-based pricing, yaitu penetapan harga berdasarkan biaya yang dikeluarkan ditambah keuntungan yang diharapkan. Selain itu, kualitas produk, pelayanan yang baik, serta hubungan jangka panjang dengan pelanggan menjadi faktor penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha. Dari perspektif ekonomi mikro, keputusan produksi dan penetapan harga yang dilakukan UD Pulungan Kelapa telah mencerminkan penerapan teori permintaan dan penawaran serta perilaku produsen dalam upaya memaksimalkan keuntungan. Faktor modal dan biaya bahan baku merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keberlangsungan dan perkembangan usaha.


