EVALUASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA MADRASAH IBTIDAIYAH PLUS AL USAMA JAPURA BAKTI CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.47453/edulead.v3i2.537Kata Kunci:
Evaluasi, Implementasi, Kurikulum Satuan PendidikanAbstrak
Evaluasi KTSP penting dilaksanakan untuk mengetahui capaian program, pelaksanaan, pengawasan dan faktor pendukung penerapan KTSP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data tentang evaluasi penerapan KTSP pada MI Plus Al Usama Japura Bakti Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini ialah kepala Madrasah, wakil kepala Madrasah, dan pendidik. kesimpulannya ialah: (1) Isi Dokumen 1 KTSP sesuai panduan namun masih kurang penjelasan tentang pendidikan kecakapan hidup, pendidikan berbasis lokal dan global. Silabus dan RPP diadopsi dari contoh yang dikeluarkan oleh BSNP, namun sebagian besar pendidik sudah mengadaptasi sesuai dengan kondisi Madrasahnya. Silabus dan RPP masih lemah dalam hal penarikan indikator dan penilaian sertaRPP kelas rendah belum tematik. (2) Pelaksanaan KTSP Dokumen 1 sudah sesuai dengan perencanaan. Pelaksanaan pembelajaran belum sepenuhnya berdasarkan RPP. Pendidik kelas rendah belum menggunakan pendekatan tematik. Pendidik pada kegiatan inti sudah melaksanakan kegiatan eksplorasi elaborasi dan konfirmasi serta melaksanakan pakem sehingga siswa aktif dan kreatif namun masih ada sebagian kecil pendidik yang belum dapat melakukannya dengan baik. Pendidik sudah menggunakan berbagai media dan sumber belajar, namun masih ada sebagian kecil pendidik yang belum menggunakannya. Pendidik pada kegiatan pendahuluan tidak menyampaikan tujuan, manfaat, cakupan materi dan strategi belajar, dan pada kegiatan penutup tidak melaksanakan refleksi. Pendidik dalam melaksanakan penilaian pembelajaran masih terdapat kelemahan-kelemahan, seperti masih ditemukan kurang bervariasinya tehnik penilaian, kurang sesuainya indikator dengan kompetensi dasar dan dengan tehnik penilaian yang digunakan serta hasil penilaian belum dimanfaatkan sebagai bahan menyusun rencana tindak lanjut. (3) Pengawas dan kepala Madrasah telah melakukan pengawasan KTSP melalui kegiatan supervisi yang dilakukan setahun sekali. (4) Tersedianya sarana prasarana yang lengkap, dukungan orang tua, dan kepala Madrasah, motivasi siswa yang tinggi, serta kerjasama antar pendidik menjadi faktor pendukung penerapan KTSP dan masih lemahnya kemampuan pendidik dalam hal perencanaan RPP tematik, penerapan tematik dan perancangan bahan ajar serta penilaian, menjadi faktor penghambat penerapan KTSP.
Unduhan
Referensi
BNSP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Badan Standar Nasional Pendidikan 2006. 1–23. http://bsnp-indonesia.org/id/wp-content/uploads/kompetensi/Panduan_Umum_KTSP.pdf
Inah, E. N. (2009). PENILAIN BERBASIS KELAS. 29–41.
M. Yusuf. (2015). Problematika Penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. MITRA PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 1(1), 26–42. https://doi.org/10.46963/mpgmi.v1i1.31
Munirah, M. (2015). SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA: antara keinginan dan realita. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 2(2), 233–245. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/auladuna/article/view/879
NINGSIH, W. (2018). Peran stakeholder dalam mendukung kesuksesan guru bimbingan dan konseling di madrasah aliyah negeri (man) unggul tapaktuan.
Pupuh, F. (2018). Pendekatan Metode, dan Teknik dalam Pembelajaran Bahasa. 2(1), 12.
Surya Dharma, MPA., P. . (2008). Pendekatan, jenis, dan metode penelitian pendidikan.
Suryani, Y. E., Bambang, D., Setiyadi, P., Widya, U., Klaten, D., Belajar, K., & Indonesia, B. (2013). Sistem Penilaian Berbasis Kelas Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia (Studi. 11.
Usman, N., & Ibrahim, S. (2014). Evaluasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada Sekolah Dasar Negeri 67 Kota Banda Aceh. Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah, 2(1), 13–24.












