KEUNIKAN MAKAM NYIMAS PAKUNG WATI DENGAN PENDEKATAN ASSET- BASET COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA WARUJAYA KECAMATAN DEPOK KABUPATEN CIREBON

Penulis

  • Rozha Fadllul Rokhman Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Asep Saeful Holik Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Ilham Ibrahim Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Haidar Naufal Rasyid Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Lulu Atun Napisa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Siti Raudhotul Jannah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Kekeh Khaerunnisa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Ai’nun Eka Febriyani Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Asha Saputri Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Yusi Yusliha Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Eva Nurdiani Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon
  • Diana Pita Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.47453/etos.v4i02.1722

Kata Kunci:

Sejarah makam Nyimas Pakung Wati, Desa Warujaya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji tentang Sejarah Cirebon menceritakan, Nyimas Ratu Pakung Wati adalah buah hati dari masyarakat Cirebon. Nyimas Pakung Wati dikagumi oleh masyarakat Cirebon, bukan hanya sekedar beliau anak dari Sri Mangana Tumenggung pertama di Cirebon atau istri orang nomor satu di Cirebon, yaitu Sunan Gunung Jati, tetapi juga karna Nyimas Pakung Wati adalah seorang perempuan yang cantik rupa dan elok putih, serta berbakti kepada suami. Yang bertempat di desa Warujaya Kec. Depok Kab. Cirebon salah satunya yaitu bagian dari Makam terdapat sebuah batu kali (andesit) memperlihatkan jejak jari tangan (fingerprint) yang dipercaya sebagai milik Nyi Mas Pakungwati. Keberadaan batu kali menjadikan salah satu bagian Makam Asem sebagai Situs Pasanggrahan Nyi Mas Pakungwati. Sehingga masyarakaat warujaya antusias untuk merawat dan melestarikan peninggalan dari nyimas pakungwati. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam sejarah nyimas pakung wati mempunyai banyak peninggalan yang sangat bermanfaat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Dan, S., Tari, M., Pakungwati, B., Keraton, D. I., & Cirebon, K. (2018). Maysarah , 2018 Simbol Dan Makna Tari Bedaya Pakungwati Di Keraton Kasepuhan Cirebon Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu.
Saputro, E. P., & Arikunto, S. (2018). Keefektifan manajemen program pembelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di Kota Yogyakarta. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 6(1), 122. https://doi.org/10.21831/amp.v6i1.8066
Srivastava, A., & Thomson, S. B. (2009). Framework Analysis : Research Note. Journal of Administration & Governance, 4(2), 72–79.
Abdul Basit. (2022). https://wislah.com/author/abdul-basit/
https://www.facebook.com/MetropolitanCirebonRaya/posts/nyi-mas-prabu-pakungwati-ratna-kemuningastana-pakungwati-adalah-bukti-peninggala/3684963694867218/ (Srivastava, A. & Thomson, S.B., 2009). Penelitian Kualitatif
https://www.harianmerapi.com/kearifan/pr-40449489/jejak-cinta-dan-perjuangan-nyi-mas-pakungwati-5-sampai-akhir-hayatnya-tinggal-di-desa-waru?page=all
Warujaya (2022). Sejarah Desa Warujaya
Anton Wibisono, (2019). Memahami Metode Penelitian Kualitatif https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/12773/Memahami-Metode-Penelitian-Kualitatif.html Admin_merapi,. (2021) JEJAK CINTA DAN PERJUANGAN NYI MAS PAKUNGWATI (5) Sampai Akhir.

Diterbitkan

2022-12-30