Pemberdayaan SDM Desa Sepat Terhadap Pola Pikir Masyarakat untuk Lebih Maju dan Berkualitas Sehingga Menjadi Pribadi Yang Unggul dan Islami

Penulis

  • M Idrus IAI Bunga Bangsa Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.47453/etos.v1i2.205

Kata Kunci:

SDM, pemberdayaan masyarakat, generasi Islami

Abstrak

Sepat Village HR Empowerment to Create Superior and Islamic Generations. This research was conducted in order to give birth to generations that were advanced and of quality in general and superior and Islamic in particular. This research is a qualitative research based on research by directly observing the residents of Sepat Village for 40 days. During their stay in Sepat village, researchers found that the younger generation (adolescents) were not visible or only a little bit because the population / number of Sepat Village residents was only ± 1400 people and also the majority of them had migrated out of town. In Sepat Village, there are a lot of parents compared to the young people. That's why all the activities carried out in Sepat Village are already old. Therefore, the authors conducted empowerment research on Sepat Village so that when they graduated from high school or college, they would still be in Sepat Village not to go overseas by utilizing the available potential and human resources and utilizing available technology. It is also hoped that while filling their spare time or taking advantage of the available time, it is hoped that the children can fill the mosque with more useful activities by enlivening the mosque and mosque in Sepat Village. In the field of education, it is hoped that adequate facilities and infrastructure will be provided so that no more Sepat villagers send their children to school outside Sepat Village and provide parental guidance in childcare. Sepat villagers are also able to use household waste to become valuable goods and have a high selling value compared to burning the garbage which can cause air pollution and is not good for health. Therefore, it is hoped that there will be government intervention from both central and village to guide and hold training to continue the program of KPM IAI Bunga Bangsa Cirebon students.

Abstrak

Pemberdayaan SDM Desa Sepat Untuk Mencetak Generasi Unggul dan  Islami. Penelitian ini dilakukan agar terlahirnya generasi-generasi yang maju dan  berkualitas pada umumnya dan unggul dan Islami secara khusus. Penelitian yang  dilakukan adalah penelitian kualitatif berbasis riset dengan melakukan  pengamatan secara langsung pada warga Desa Sepat sendiri selama 40 hari.   Selama berada di desa Sepat, peneliti menemukan kurang/tidak terlihatnya  generasi muda (remaja) atau hanya sedikit saja dikarenakan populasi/jumlah  warga Desa Sepat hanya ±1400 jiwa dan juga mayoritas banyak yang merantau ke  luar kota. Di Desa Sepat banyak sekali orang tua dibandingkan dengan kawula  muda nya. Makanya semua kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sepat penggeraknya sudah sepuh. Oleh sebab itu, penulis melakukan penelitian  pemberdayaan terhadap Desa Sepat agar ketika sudah lulus SMA atau kuliah tetap  berada di Desa Sepat tidak pergi merantau dengan memanfaatkan potensi dan  SDM yang telah tersedia serta memanfaatkan teknologi yang telah tersedia.   Diharapkan juga sambil mengisi waktu luang atau memanfaatkan waktu  yang ada, diharapkan anak-anak dapat mengisi masjid dengan kegiatan yang lebih  bermanfaat dengan meramaikan masjid dan musholla di Desa Sepat. Dalam  bidang pendidikan pun diharapkan tersedianya sarana dan prasarana yang  memadai agar tidak ada lagi warga desa Sepat yang menyekolahkan anaknya di  luar Desa Sepat dan bimbingan orang tua dalam pengasuhan anak. Warga Desa  sepat pun mampu untuk memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi  barangyang berharga dan nilai jual tinggi dibandingkan membakar sampah  tersebutyang dapat menimbulkan polusi udara dan tidak baik juga untuk  kesehatan. Oleh sebab itu, diharapkan adanya campur tangan pemerintah baik dari  pusat maupun desa untuk membimbingdan mengadakan pelatihan guna  melanjutkan program dari mahasiswa KPM IAI Bunga Bangsa Cirebon

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ambar Teguh Sulistiyani. (2004). Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan. Gava Media: Yogyakarta.
Amirudin, A. (2020). Pengaruh Modernisasi Terhadap Eksistensi dan Keberlangsungan Pengrajin Dandang di Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Etos, 1(1), 17-33.
Antonius Supriyanto. (2011). Kemiskinan Kab Yahukimo dan Peluang Peningkatan Harapan Kesejahteraan Sosial. Jurnal Pusdiklat Kesos Kementrian Sosial RI (Nomor 2 tahun 2011). Hlm.20.
Aziz Muslim. (2007). Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat Yogyakarta . Jurnal UIN vol. 8,No.2
Hidayat, S. 2001. Pemberdayaan Ekonomi Rakyat : sebuah rekonstruksi konsep CBD.PT. Pustaka Quantum, Jakarta
Shulkhah, S. (2020). Mindset Masyarakat terhadap Produk Lokal di Desa Gelok Mulya dalam Perkembangan Kawasan Industri. Etos, 1(1), 43-54.
Sugiyono. 2017.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Suharto,E. 2011. Pemberdayaan rakyat. Ceramah diklat PIM II. LAN, Jakarta April Purwanto (2010). Modul Kuliah Empowerment yang Berjudul Panduan Umum pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Jurusan PMI UIN Sunan Kalijaga.

File Tambahan

Diterbitkan

2019-10-28