Implementasi Program Imam Muda Tarawih dan Kultum Subuh Remaja sebagai Pembinaan Keagamaan di Masjid Al-Huda dan Masjid Baitussalaam Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.47453/etos.v8i1.4289Kata Kunci:
imam muda, kultum subuh, remaja masjid, pembinaan keagamaan, masjidAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Imam Muda Tarawih dan Kultum Subuh Remaja sebagai bentuk pembinaan keagamaan generasi muda di Masjid Al-Huda dan Masjid Baitussalaam Boyolali. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan remaja dalam kegiatan masjid sebagai upaya membangun karakter religius, kepemimpinan spiritual, dan regenerasi kader dakwah di lingkungan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pengurus masjid serta remaja masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Imam Muda Tarawih di Masjid Al-Huda dilaksanakan setelah salat Isya dengan kultum singkat selama 10 menit yang dilanjutkan salat Tarawih berjamaah. Imam muda berasal dari Himpunan Remaja Masjid Al-Huda (HIGMAH) dan mahasiswa dari berbagai universitas di Solo Raya. Sementara itu, program KulSub 7 Menit di Masjid Baitussalaam dilaksanakan setelah salat Subuh berjamaah dengan sistem penugasan bergilir bagi remaja masjid. Kedua program tersebut terbukti mampu meningkatkan keberanian berdakwah, kedisiplinan, kerja sama tim, dan partisipasi aktif remaja dalam memakmurkan masjid. Program ini juga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter religius dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Unduhan
Referensi
Aslati, Silawati, Sehani, & Nuryanti. (2018). PEMBERDAYAAN REMAJA BERBASIS MASJID (Studi Terhadap Remaja Masjid Di Labuh Baru Barat). Jurnal Masyarakat Madani, 3, 1–11.
Bagaskara, M. C., Maulana, M. Y., Herlina, N., & Fitri, Y. S. (2024). Meningkatkan Keterlibatan Pemuda Dalam Memakmurkan Masjid ( Studi Kasus : Remaja Muda Kampung Manoko ). 1–12.
Bahsoan, A. (2014). PENTINGNYA KHATIB DAN IMAM BAGI REMAJA MASJID. 1–4.
Kadnezar, N., & Ariadi, P. (2025). Strategi Dakwah Pengurus Masjid Dalam Meningkatkan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Al - Hidayah Plaju Tangga Takat Palembang. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(3), 91–98. https://doi.org/10.47902/Mauidhoh.V1i2.78
Lakum. (2022). Pelatihan Imam Dan Khatib Bagi Remaja Masjid Di Desa Gunung Melayu Kecamatan Rahuning Kabupaten Asahan. 1(1), 23–29.
Malfendro, A., Junaidi, Januar, & Jasmienti. (2026). Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) Page 353. 7, 353–360.
Murti, S., & Heriyanto. (2021). Program Shalat Subuh Berjamaah dan Kesadaran Beragama ( Shubuh Prayer Program and Religious Awareness ). 1(2).
Rochanah, & Dewi, N. R. (2024). PEMBERDAYAAN REMAJA BERBASIS MASJID ( Studi pada Masjid Jogokariyan Yogyakarta ). JURNAL PENELITIAN, 18, 1–22.
Sugiantoro, H., & Aliyah, N. D. (2024). 2024 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline Peran Organisasi Remaja Masjid Dalam Membentuk Pendidikan di Masyarakat Perspektif Islam 2024 Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline. 2(12), 687–693.
Sulaiman, O. U. &. (2025). PERAN REMAJA MASJID NURUL IMAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS REMAJA DI NAGARI KOTO GADANG. Y A S I N Jurnal Pendidikan Dan Sosial Budaya, 5, 2930–2939.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Authors

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

