Penyalahgunaan Konsep Qiwāmah dalam Justifikasi Kekerasan Rumah Tangga di Indonesia Perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah
DOI:
https://doi.org/10.47453/edulaw.v8i1.4211Keywords:
Qiwamah, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Maqasid al-Syari‘ahAbstract
Tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia menunjukkan adanya persoalan serius dalam relasi keluarga, yang dalam beberapa kasus dilegitimasi melalui pemahaman keagamaan yang keliru, khususnya konsep qiwāmah. Konsep ini kerap ditafsirkan secara tekstual sebagai bentuk superioritas laki-laki, sehingga digunakan untuk membenarkan tindakan kekerasan terhadap perempuan. Permasalahan utama terletak pada bagaimana konsep qiwāmah dipahami, bagaimana penyalahgunaannya dalam praktik KDRT, serta bagaimana perspektif maqāṣid al-syarī‘ah dapat mengoreksi penyimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep qiwāmah secara normatif dan kontekstual, serta merekonstruksinya dalam kerangka keadilan dan kemaslahatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif dan sosio-legal, melalui analisis tafsir, pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah, dan kajian hukum positif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan qiwāmah terjadi akibat penafsiran tekstual dan bias patriarki yang mengabaikan tujuan syariat. Dalam perspektif maqāṣid, praktik KDRT terbukti melanggar prinsip perlindungan jiwa, akal, dan keturunan. Oleh karena itu, konsep qiwāmah perlu direkonstruksi dari paradigma dominasi menuju tanggung jawab etis dan perlindungan, sehingga selaras dengan prinsip keadilan dan rahmah dalam Islam serta hukum positif di Indonesia.
Downloads
References
Ali, K. (2016). Sexual ethics and Islam: Feminist reflections on Qur'an, hadith, and jurisprudence. Oneworld Publications.
Auda, J. (2008). Maqasid al-shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. The International Institute of Islamic Thought.
Barlas, A. (2002). “Believing women” in Islam: Unreading patriarchal interpretations of the Qur’an. University of Texas Press.
Black, D. (2012). The behavior of law. Emerald Group Publishing.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.
Candra, A. (2020). Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ditinjau dari hukum positif Indonesia. Majalah Keadilan. https://doi.org/10.32663/mkfh.v20i1.3356
Cotterrell, R. (2017). Sociology of law: An introduction. Routledge.
Devries, K. M., Mak, J. Y., García-Moreno, C., Petzold, M., Child, J. C., Falder, G., Lim, S., Bacchus, L. J., Engell, R. E., Rosenfeld, L., Pallitto, C., Vos, T., Abrahams, N., & Watts, C. H. (2013). The global prevalence of intimate partner violence against women. Science, 340(6140), 1527–1528. https://doi.org/10.1126/science.1240937
Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2007). Maqasid al-shari‘ah, maslahah, and corporate social responsibility. The American Journal of Islamic Social Sciences, 24(1), 25–45.
Engineer, A. A. (2008). The rights of women in Islam. Sterling Publishers.
Fairclough, N. (2013). Critical discourse analysis: The critical study of language. Routledge.
Hallaq, W. B. (2009). Shari’a: Theory, practice, transformations. Cambridge University Press.
Kamali, M. H. (2008). Shari’ah law: An introduction. Oneworld Publications.
Kamali, M. H. (2014). The middle path of moderation in Islam. Oxford University Press.
Munalar, S. S., & Nasution, A. H. (2022). Kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan kemanusiaan. Abdi Laksana: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.32493/al-jpkm.v3i3.24858
Rahayu, R. N. (2023). Kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia: Sebuah narrative literature review. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 4(06), 38–50.
Ramadani, M., & Yuliani, F. (2017). Kekerasan dalam rumah tangga sebagai salah satu isu kesehatan masyarakat secara global. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 9(2), 80–87. https://doi.org/10.24893/jkma.v9i2.191
Saraswati, R. (2016). Perlindungan hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif hukum pidana Indonesia. Jurnal Hukum.
Sitompul, L. H. (2024). Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Jurnal Dialektika Hukum. https://doi.org/10.36859/jdh.v7i1.3633
Wadud, A. (1999). Qur’an and woman: Rereading the sacred text from a woman’s perspective. Oxford University Press.
World Health Organization. (2013). Global and regional estimates of violence against women. WHO Press.
Zulkifli, & Ula, D. M. (2023). Tinjauan sosiologi hukum terhadap fenomena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Indonesia. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial. https://doi.org/10.6578/triwikrama.v5i11.7847

