Restorative Justice dalam Kasus Penganiayaan Ringan: Studi Komparatif antara KUHP dan Konsep Sulh dalam Hukum Pidana Islam
DOI:
https://doi.org/10.47453/edulaw.v7i1.3309Kata Kunci:
Restorative Justice, Penganiayaan Ringan, KUHP, Sulh, Hukum Pidana IslamAbstrak
Pendekatan pemidanaan dalam sistem hukum modern mengalami pergeseran dari orientasi retributif menuju pendekatan restoratif. Restorative justice atau keadilan restoratif menekankan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat melalui dialog, mediasi, dan pemulihan kerugian, yang dianggap lebih humanis dan relevan diterapkan dalam kasus pidana ringan, termasuk penganiayaan ringan sebagaimana diatur dalam Pasal 352 KUHP. Sementara itu, dalam hukum pidana Islam dikenal konsep Sulh, yakni penyelesaian konflik secara damai melalui pengampunan, kompensasi (diyat), dan rekonsiliasi sosial, yang bersumber dari nilai-nilai syariah dan maqashid al-syari’ah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan kedua pendekatan tersebut melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik restorative justice maupun Sulh mengedepankan prinsip pemulihan daripada pembalasan, serta memberikan ruang bagi penyelesaian konflik yang lebih adil, cepat, dan berorientasi pada keharmonisan sosial. Integrasi nilai-nilai Sulh ke dalam sistem peradilan pidana Indonesia dapat memperkaya praktik keadilan restoratif yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal.
Unduhan
Referensi
Az-Zuhaili, W. (2011). Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu (Vol. 6). Damaskus: Dar al-Fikr.
Badri, M. (2021). Sulh dalam Hukum Pidana Islam: Kajian Filosofis dan Praktis terhadap Konsep Perdamaian. Jurnal Al-Qanun, 24(1), 33–48. https://doi.org/10.15642/alqanun.2021.24.1.33-48
Faiz, M. (2020). Konsep Sulh dalam Hukum Pidana Islam dan Relevansinya terhadap Restorative Justice. Jurnal Hukum Islam dan Masyarakat, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.24239/jhim.v2i1.1234
Faiz, M. (2020). Konsep Sulh dalam Hukum Pidana Islam dan Relevansinya terhadap Restorative Justice. Jurnal Hukum Islam dan Masyarakat, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.24239/jhim.v2i1.1234
Fitriani, N. (2023). Keadilan Restoratif dan Risiko Dekriminalisasi: Studi Kritis atas Implementasi di Kepolisian. Jurnal Hukum & Pembangunan, 53(1), 79–92. https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no1.4567
Hartati, S., & Nasution, A. (2021). Hambatan Implementasi Keadilan Restoratif dalam Penyelesaian Tindak Pidana Ringan di Kepolisian. Jurnal Yuridis, 8(2), 113–125. https://doi.org/10.35586/.v8i2.3451
Hasan, M. (2018). Penyelesaian Sengketa Pidana Melalui Jalur Perdamaian dalam Masyarakat Hukum Adat. Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, 52(2), 109–126. https://doi.org/10.22373/jish.v52i2.2739
Lestari, S. (2022). Implementasi Keadilan Restoratif dalam Penyelesaian Tindak Pidana Ringan di Indonesia. Jurnal Yustisia, 11(1), 23–35. https://doi.org/10.20961/yustisia.v11i1.62000
Ma’arif, A., & Yani, A. (2022). Sulh sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Pidana dalam Hukum Islam. Jurnal Hukum Islam Nusantara, 4(1), 58–72. https://doi.org/10.25042/jhin.v4i1.1005
Ma’arif, S., & Hidayat, A. (2023). Model Resolusi Konflik Berbasis Sulh dalam Komunitas Muslim: Studi Kasus di Pesantren. Jurnal Al-Ahkam, 33(1), 89–105. https://doi.org/10.21580/ahkam.2023.33.1.10123
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Muslich, A. (2021). Integrasi Nilai-Nilai Sulh dalam Pembaruan Hukum Pidana Nasional. Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 8(2), 203–218. https://doi.org/10.31291/jshi.v8i2.5678
Nasution, M., & Hakim, L. (2021). Relevansi Konsep Sulh dalam Hukum Islam terhadap Penyelesaian Perkara Pidana di Indonesia. Jurnal Al-Adalah, 16(2), 89–104. https://doi.org/10.24042/adalah.v16i2.8765
Nurhayati, S. (2021). Pendekatan Restorative Justice dalam Penyelesaian Perkara Penganiayaan Ringan. Jurnal Ilmu Hukum, 6(2), 134–144. https://doi.org/10.30659/jih.v6i2.14499
Rasyid, H. (2020). Konsep Sulh dalam Penyelesaian Sengketa Pidana: Studi Komparatif dengan Restorative Justice. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum, 35(2), 145–160. https://doi.org/10.21580/ahkam.2020.35.2.5431
Rofiq, A. (2022). Sulh al-Jinayat dalam Fiqih Jinayat: Aplikasi dan Relevansinya dalam Hukum Kontemporer. Jurnal Hukum Islam Nusantara, 5(2), 120–135. https://doi.org/10.36701/jhin.v5i2.5678
Simbolon, R. R., & Marbun, H. T. (2022). Restorative Justice Sebagai Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Ringan. Jurnal Hukum dan Peradilan, 11(1), 55–70. https://doi.org/10.25216/JHP.11.1.2022.55-70
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2006). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Syahrin, A., & Anwar, C. (2022). Keadilan Restoratif sebagai Strategi Pencegahan Residivisme dalam Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Kriminologi Indonesia, 18(1), 44–60. https://doi.org/10.21009/jki.181.04
Wahyuni, D., & Lestari, S. (2023). Tantangan Implementasi Restorative Justice dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Yustisia, 12(1), 23–39. https://doi.org/10.20961/yustisia.v12i1.68091
Wicaksono, A., & Rahayu, N. (2020). Pendekatan Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jurnal Hukum & Pembangunan, 50(3), 534–552. https://doi.org/10.21143/jhp.vol50.no3.2622
Widiastuti, E., & Fitria, D. (2021). Penerapan Keadilan Restoratif dalam Penanganan Tindak Pidana Ringan: Tinjauan Hukum dan Sosial. Jurnal Yustisia, 10(3), 445–462. https://doi.org/10.20961/yustisia.v10i3.55378
Widodo, P. (2020). Restorative Justice dan Kearifan Lokal dalam Penyelesaian Perkara Pidana. Jurnal Hukum dan Keadilan, 9(3), 321–336. https://doi.org/10.25216/JHK.V9I3.2020.321-336
Yusuf, M., & Rahmat, A. (2022). Implementasi Penyelesaian Pidana Berbasis Sulh di Masyarakat Islam Tradisional: Studi Kasus di Aceh dan NTB. Jurnal Syariah Nusantara, 10(2), 157–174. https://doi.org/10.24014/jsn.v10i2.7921
Zehr, H. (2002). The Little Book of Restorative Justice. Intercourse, PA: Good Books.
Zulfa, E. A., & Haryani, H. (2023). Konvergensi Konsep Restorative Justice dan Keadilan Islam: Menuju Pembaruan Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 20(1), 15–30. https://doi.org/10.54629/jli.v20i1.988
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Authors

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










