Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Kegiatan Senam Irama Pada AUD
Keywords:
Motorik Kasar, Senam Irama, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A melalui kegiatan senam irama. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus dengan model Kurt Lewn. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukan observasi dan dokumentasi pada setiap kegiatan penelitian. Analisis data menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari triangulasi data, ketekunan pengamatan dan pengecekan teman sejawat serta melalui uji prestasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum penggunaan kegiatan senam irama kemampuan motorik kasar pada anak kelompok A belum mengalami perkembangan sebagaimana yang diharapkan. Pelaksanaan pemberian tindakan melalui kegiatan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok A dibagi dalam dua siklus, dimana pada siklus I anak melakukan kegiatan senam tanpa menggunakan alat peraga atau media. Sedangkan pada siklus II media yang digunakan adalah anak- anak melakukan kegitan senam irama dengan mengguanakan alat peraga atau media. Hal ini tergambar dari hasil yang diperoleh pada waktu pra siklus hanya sebesar 31% (BB), kemudian meningkat pada siklus I 60% (BSH), setelah dilakukan perbaikan tindakan, maka pada siklus II kemampuan anak mengalami peningkatan sebesar 85% (BSH), hal tersebut menunjukan hasil dari batas minimal dalam penelitian ini yaitu ≥ 80%. sehingga tindakan dihentikan pada siklus II karena sudah dianggap berhasil. Disimpulkan bahwa penggunaan kegiatan senam irama efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok A Kober Az-zahro Kabupaten Cirebon









