Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meminimalisir Kenakalan Siswa SD di Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon
Studi Kasus Kenakalan Siswa dan Kegiatan Ekstrakurikuler
DOI:
https://doi.org/10.47453/permata.v1i2.149Keywords:
Pendidikan Agama Islam ; Kenakalan Siswa ; Kegiatan Ekstrakurikuler.Abstract
Delinquency of elementary school students, the government and all ranks of education and the Indonesian community must be highly considered and take quick action in handling and overcoming the delinquency of students especially elementary school students. Based on the background of the problem above the authors conducted a study with the aim of: (a) To illustrate the form of delinquency that is currently done by elementary school students in Suranenggala District (b) To find out the cause of changing moral attitudes towards students, (c) To evaluate the role of Islamic religious education teachers anticipate to minimize student delinquency The method used in this study is a qualitative approach that intends to understand phenomena about what is experienced by research subjects such as: religious values, behavior, perceptions, actions, and others, holistically. Data collection is done by observation, documentation, and interview techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is that the Role of Islamic Religious Education Teachers in Minimizing the Delinquency of Elementary School Students in Suranenggala District needs cooperation with parents so that the inculcation of Islamic religious values ​​will run optimally.
Abstrak
Kenakalan siswa sekolah dasar, pemerintah dan segenap jajaran pendidikan serta masyarakat Indonesia harus sangat diperhatikan dan mengambil tindakan cepat dalam penanganan dan penanggulangan kenakalan-kenakalan siswa terkhusus siswa sekolah dasar. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan: (a) Untuk menggambarkan bentuk kenakalan yang dewasa ini dilakukan siswa SD di Kecamatan Suranenggala (b) Untuk Mengetahui sebab perubahan sikap moral pada siswa, (c) Untuk Mengevaluasi peran guru pendidikan agama islam melakukan antisipasi untuk meminimalisir kenakalan siswa, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti: nilai-nilai agama, perilaku, persepsi, tindakan, dan lainnya, secara holistik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa: Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meminimalisir Kenakalan Siswa SD di Kecamatan Suranenggala perlu adanya kerjasama dengan orang tua sehingga penanaman nilai nilai agama islam akan berjalan maksimal.
Downloads
References
Caswati. (2020). Wawancara dengan Kepala sekolah SD Negri Surakarta.
Cayana. (2020a). Wawancara dengan Guru Pai Surakarta mengenai strategi Guru Pai dalam Meminimalisir kenakalan Siswa.
Cayana. (2020b). Wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam.
Dzakiyah, D. (1995). Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah. Ruhama.
Gunarsa, Y. S. D. (1998). Psikologi Remaja. Gunung Mulia.
Imam, M. (2010). Buku Pintar PAUD dalam Perspektif Islam. Laksana.
J.Moleong, L. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mabrur, H. (2020). Membangun Mental “Kaya†Melalui Pemahaman Terhadap Hadis Kemiskinan. Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 72–92.
Nur, U. (1999). Ilmu Pendidikan Islam. CV Pustaka Setia.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kualitatif. Deepublish.
Sugiyono. (2013). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfa Beta.
Yaqub, M. N. (2020). Wawancara dan Observasi Guru Pai SD Negri 1Suranenggala Lor.



