Tafsir sebagai Intervensi Psikospiritual: Model Bimbingan Qur'ani Bagi Generasi Z yang Rentan terhadap Tekanan Algoritma Digital
DOI:
https://doi.org/10.47453/permata.v4i2.3664Kata Kunci:
Tafsir Al-Qur'an, Intervensi Psikospiritual, Kesehatan Mental, Generasi Z,Abstrak
Generasi Z di Indonesia menghadapi krisis kesehatan mental yang serius akibat tekanan algoritma digital, dengan lebih dari 37% mengalami gejala gangguan mental dan 75% berisiko mengalami burnout sebelum usia 30 tahun. Algoritma media sosial yang dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna menciptakan berbagai masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, FOMO (Fear of Missing Out), dan komparasi sosial yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model intervensi psikospiritual berbasis tafsir Al-Qur'an yang secara spesifik dirancang untuk membantu Generasi Z mengatasi tekanan algoritma digital. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik), penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dengan kesehatan mental melalui rujukan pada Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Azhar karya Hamka, dan Tafsir Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Quthb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menawarkan kerangka terapeutik yang komprehensif melalui lima pilar utama: dzikir, tawakkal, sabr, syukur, dan muraqabah. Dzikir berfungsi sebagai detoks spiritual yang memutus siklus ketergantungan pada validasi digital; tawakkal mengatasi kecemasan berlebihan dan FOMO; sabr membangun resiliensi mental menghadapi tekanan digital jangka panjang; syukur menjadi antitesis dari perbandingan sosial negatif; dan muraqabah membentuk kontrol internal terhadap perilaku digital. Validasi empiris dari berbagai penelitian menunjukkan efektivitas intervensi berbasis spiritualitas Islam, di mana kombinasi digital detox dengan praktik dzikir terbukti mengurangi kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki fokus mental. Model intervensi ini memiliki keunggulan kontekstual untuk masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim dan menawarkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, behavioral, dan spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani khazanah tafsir klasik-kontemporer dengan tantangan kesehatan mental era digital, serta membuka jalan baru bagi pengembangan intervensi kesehatan mental berbasis nilai spiritual Islam yang ilmiah, aplikatif, dan transformatif bagi Generasi Z.
Unduhan
Referensi
Ambarsari, L., Irwandi, Fatmawati, E., Susanti, P. A., & Fahmi, A. R. (2025). Digital detox: Dampak positif puasa media sosial terhadap kesehatan mental Generasi Milenial dan Gen Z. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 7(1), 110-121. https://doi.org/10.54783/jin.v7i1.1322
American Psychological Association. (2024). Gen Z mental health statistics. https://www.apa.org
Awadin, A. P., & Hidayah, A. T. (2022). Hakikat dan urgensi metode tafsir maudhu'i. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 2(3), 1-15.
Baidan, N. (2012). Metodologi penafsiran Al-Qur'an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Chubb Life Indonesia. (2024). Krisis kesehatan mental Generasi Z. https://www.chubb.com/id-id/articles/personal/krisis_kesehatan_mental_generasi_z.html
CORE. (2016). Pengaruh dzikir terhadap kesehatan mental remaja putri: Penelitian deskriptif kuantitatif di Pondok Pesantren Daarunnajah Ash-Shiddiqiyyah Kabupaten Majalengka. https://core.ac.uk/works/150207274
Darise, H. H. A. (2018). Kesehatan mental dalam perspektif Al-Qur'an (Analisis Surah Yunus Ayat 57) [Tesis]. IAIN Palu. https://repository.uindatokarama.ac.id
Digital Citizenship. (2024). Algoritma media sosial dan dampaknya bagi kesehatan mental. https://digitalcitizenship.id/pengetahuan-dasar/dampak-algoritma-medsos
Fakultas Teknik Medan. (2023). Algoritma media sosial: Bagaimana mereka mempengaruhi pengalaman online Anda. https://teknik.uma.ac.id/2023/08/31/algoritma-media-sosial-bagaimana-mereka-mempengaruhi-pengalaman-online-anda/
Ismiati, I. (2024). Penafsiran ayat-ayat tentang psikologi dalam Al-Qur'an: Perspektif spiritual dan kesehatan mental. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1695-1710. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1431
Juliawansyah, A. F. (2021). Tafsir Surah Al-Isra ayat 82: Al-Qur'an sebagai syifa' (penyembuh) lahir dan batin. Tafsir Al Quran: Referensi Tafsir di Indonesia.
Khan, N., Ahmad, N., Abdullah, A. A., & Nubli, M. (2010). Mental and spiritual relaxation by recitation of the holy Quran. Second International Conference on Computer Research and Development.
Kholiq, A. (2024). Al-Qur'an dan kesehatan mental: Tinjauan ayat-ayat tentang ketenangan jiwa dan resiliensi. Jurnal Quran Hadis, 6(2), 45-68. https://oj.mjukn.org/index.php/jqh/article/view/2673
Kumala, O. D., et al. (2017). Efektivitas pelatihan dzikir dalam meningkatkan ketenangan jiwa pada lansia penderita hipertensi. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 51-64.
MUM (Mitra Utama Madani). (2024). Pengaruh sosial media bagi kesehatan mental Gen Z di Indonesia. https://mum.id/news/pengaruh-sosial-media-bagi-kesehatan-mental-gen-z-di-indonesia
Nawawi, S. C. (2021). Rahasia ketenangan jiwa dalam Al-Qur'an: Kajian tafsir tematik. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 6(1), 30-46. https://doi.org/10.24090/maghza.v6i1.4476
Ni'am, A. M. (2025). Pendekatan Maudhu'i sebagai metodologi dalam penelitian kualitatif pada kajian pendidikan akhlak. Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 5(1), 83-96. https://doi.org/10.62825/revorma.v5i1.131
Nur, A. (2022). Kesehatan mental perspektif Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 18(1), 1-25. https://journal.alhikmahjkt.ac.id/index.php/HIKMAH/article/view/200
One Indonesia. (2025, April 2). Krisis kesehatan mental menghantui Generasi Z Indonesia. https://oneindonesia.id/krisis-kesehatan-mental-menghantui-generasi-z-indonesia/
Paad, N. S., Syed Muhsin, S. B., & Zainal Abidin, M. S. (2021). Implementasi psikospiritual Islam dalam pembentukan model motivasi pembangunan diri remaja. Afkar: Jurnal Akidah dan Pemikiran Islam, 23(2), 405-444. https://doi.org/10.22452/afkar.vol23no2.11
Rahmawati, D. (2018). Risiko polarisasi algoritma media sosial: Kajian terhadap kerentanan sosial dan ketahanan bangsa. Jurnal Kajian Lemhanas RI, 33, 37-49.
Rusdi, A. (2019). Terapi dzikir untuk meningkatkan ketenangan hati pada pengguna NAPZA. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 11(1), 45-60. https://journal.uii.ac.id/intervensipsikologi/article/view/12890
Solehuddin, S. (2023). Kesehatan mental dalam Al-Qur'an: Kajian tafsir maudhu'i [Tesis]. Jakarta: Fakultas Pascasarjana PTIQ.
Suwito, D., Hidayattullah, L., Nugroho, I. I., & Ahmad, A. (2024). Menggabungkan neurofeedback dan dzikir dalam terapi supportif untuk depresi remaja. Bima Nursing Journal, 6(1), 46-52. https://doi.org/10.32807/bnj.v6i1.1646
Universitas Diponegoro. (2024, Oktober 7). Benarkah Gen Z rentan depresi? Kesehatan mental di tengah dinamika kehidupan digital. https://undip.ac.id/post/39204/benarkah-gen-z-rentan-depresi-kesehatan-mental-di-tengah-dinamika-kehidupan-digital.html
Universitas Gadjah Mada. (2024). Menilik bagaimana algoritma media sosial bekerja: Bagaimana pengaruhnya bagi perilaku kita? Kanal Pengetahuan Psikologi. https://kanal.psikologi.ugm.ac.id/menilik-bagaimana-algoritma-media-sosial-bekerja-bagaimana-pengaruhnya-bagi-perilaku-kita/
Universitas Muhammadiyah Surakarta. (2024, Desember 1). Dosen Psikologi UMS waspadai dampak 'brain rot' pada kesehatan mental di era digital. News UMS. https://news.ums.ac.id/id/12/2024/dosen-psikologi-ums-waspadai-dampak-brain-rot-pada-kesehatan-mental-di-era-digital/
Vombatkere, A., et al. (2024). TikTok dan seni personalisasi: Menyelidiki eksplorasi dan eksploitasi pada umpan media sosial. Journal of Social Media Studies.
Wahyuningsih, H. (2008). Religiusitas, spiritualitas, dan kesehatan mental: Meta analisis. PSIKOLOGIKA: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 13(25), 71-88. https://journal.uii.ac.id/Psikologika/article/view/8580
World Health Organization. (2024). Mental health and COVID-19: Early evidence of the pandemic's impact. Geneva: WHO.
File Tambahan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Authors

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




